AFC Nations League Resmi Diluncurkan, Timnas Indonesia Diprediksi Tampil dari League B?
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (X @KevinDiks_)
BERITAINBOLA.COM — Tim Nasional (Timnas) Indonesia dipastikan bakal ambil bagian dalam kompetisi anyar bertajuk AFC Nations League. Turnamen ini resmi diperkenalkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai ajang baru yang dirancang untuk memperkuat struktur kompetisi antarnegara di kawasan Asia atau Benua Kuning.
AFC Nations League digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pertandingan internasional di Asia. Turnamen ini lahir dengan mengadopsi konsep yang telah lebih dulu sukses diterapkan oleh UEFA Nations League di Eropa serta CONCACAF Nations League di kawasan Amerika Utara dan Tengah.
Intinya, laga-laga persahabatan yang sebelumnya minim nilai kompetitif akan diubah menjadi pertandingan resmi dengan sistem liga, promosi, dan degradasi.
Meski AFC belum mengumumkan secara rinci format teknisnya, AFC Nations League dijadwalkan mulai masuk ke kalender resmi FIFA pada Maret tahun depan. Kehadiran ajang ini diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan klasik yang selama ini kerap muncul dalam agenda FIFA Matchday, mulai dari sulitnya mencari lawan seimbang, persoalan jarak tempuh, hingga tingginya biaya operasional pertandingan internasional.
Peluang Skuad Garuda Berkiprah di League B
Jika berkaca pada format yang digunakan UEFA, AFC Nations League diproyeksikan akan membagi 47 negara anggota AFC ke dalam beberapa kasta atau tier kompetisi. Pembagian tersebut diperkirakan terdiri dari League A, League B, League C, hingga League D, dengan masing-masing liga berisi negara-negara yang memiliki level kekuatan relatif setara.
Setiap liga akan menerapkan sistem promosi dan degradasi, sehingga setiap pertandingan memiliki nilai strategis yang besar. Tim yang tampil baik akan berpeluang naik kasta, sementara mereka yang terpuruk harus rela turun level pada edisi berikutnya.
Berdasarkan peringkat FIFA Timnas Indonesia saat ini yang berada di posisi 122 dunia, skuad Garuda diprediksi akan mengawali kiprahnya di League B. Posisi tersebut menempatkan Indonesia di kasta kedua AFC Nations League, tepat satu tingkat di bawah jajaran elite Asia yang kemungkinan besar menghuni League A.
Bagi Timnas Indonesia, berada di League B justru bisa menjadi keuntungan strategis. Di level ini, skuad Garuda berpeluang menghadapi lawan-lawan kuat dan kompetitif, namun tanpa harus langsung berhadapan dengan raksasa Asia seperti Jepang, Korea Selatan, atau Iran pada fase awal. Situasi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengumpulkan poin FIFA secara lebih realistis sekaligus menguji konsistensi permainan tim.
Mengacu pada pola UEFA Nations League, tim-tim terbaik di League A nantinya akan melaju ke babak perempat final untuk memperebutkan gelar juara utama. Sementara itu, negara-negara di League B, C, dan D akan saling bersaing demi meraih promosi ke level yang lebih tinggi, menciptakan dinamika kompetisi yang berkelanjutan dari musim ke musim.
Solusi Strategis Sepak Bola Asia
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, menegaskan bahwa peluncuran AFC Nations League bukan sekadar menghadirkan turnamen baru, melainkan bagian dari strategi besar AFC dalam membangun ekosistem sepak bola Asia yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Dengan menghadirkan platform kompetisi yang terstruktur selama jendela internasional FIFA, disertai kepastian kalender yang lebih baik serta insentif olahraga yang jelas, kami ingin memastikan akses yang konsisten terhadap pertandingan berkualitas tinggi sekaligus mengatasi tantangan logistik dan biaya yang dihadapi Tim Nasional,” jelas Datuk Seri dalam laman resmi AFC, Minggu (21/12/2025).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa AFC Nations League dirancang untuk memberikan kepastian jadwal, kualitas lawan, serta efisiensi penyelenggaraan pertandingan internasional. Selama ini, banyak asosiasi anggota AFC mengeluhkan sulitnya mendapatkan lawan uji coba yang sepadan saat FIFA Matchday, terutama bagi negara-negara berkembang.
Dengan sistem terpusat, AFC berharap nilai ekonomi sepak bola Asia juga ikut terdongkrak. Hak siar, daya tarik sponsor, hingga minat penonton diprediksi meningkat karena setiap pertandingan memiliki bobot kompetisi yang jelas, bukan sekadar laga persahabatan tanpa konsekuensi.
Bagi Timnas Indonesia, AFC Nations League bisa menjadi panggung penting untuk mengukur kemajuan tim secara konsisten. Jika skuad Garuda mampu tampil solid di League B dan meraih promosi ke League A, maka peluang untuk bersaing dengan elite Asia akan terbuka lebih lebar.
Selain itu, para pemain muda Indonesia juga akan mendapatkan jam terbang internasional yang jauh lebih berkualitas, sebuah modal penting dalam perjalanan panjang membangun Timnas yang kompetitif di level Asia.
Lihat berita lainnya di YouTube Beritain Bola! dan Google News
