Sanksi Denda Komdis PSSI ke Persebaya, Persija, hingga PSIM Usai Pekan Panas Super League Akhir November

Hasil Lengkap Sidang Komdis PSSI

Hasil Lengkap Sidang Komdis PSSI. (Dok. PSSI)

BERITAINBOLA.COM — Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi merilis hasil sidang terkait pelanggaran yang terjadi pada rangkaian pertandingan BRI Super League 2025/2026. Sidang tersebut digelar pada 2 Desember 2025 dan diumumkan secara resmi pada 15 Desember 2025 pukul 11.05 WIB. Sejumlah klub besar seperti Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta menjadi sorotan setelah dijatuhi sanksi denda akibat pelanggaran disiplin yang terjadi di dalam maupun di luar lapangan.

Salah satu keputusan yang menarik perhatian adalah sanksi terhadap Tim Persebaya Surabaya. Klub asal Kota Pahlawan itu dikenai denda sebesar Rp50 juta usai pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 28 November 2025. Dalam laga tersebut, Komdis mencatat adanya empat pemain dan satu ofisial Persebaya yang menerima kartu kuning.

Meski kartu kuning merupakan bagian dari dinamika pertandingan, akumulasi kartu dalam satu laga dinilai sebagai bentuk pelanggaran disiplin tim. Komdis PSSI menilai kejadian tersebut menunjukkan kurangnya kontrol emosional serta manajemen pertandingan dari pihak tim, sehingga sanksi finansial dijatuhkan sebagai bentuk pembinaan.

Persija Jakarta menjadi klub yang paling banyak terseret dalam hasil sidang Komdis kali ini. Dalam pertandingan melawan PSIM Yogyakarta yang juga berlangsung pada 28 November 2025, Persija menerima dua sanksi berbeda yang menyasar aspek teknis tim dan perilaku suporter.

Baca juga..  16 Tim yang Lolos ke Babak 16 Besar Piala Soeratin U-17 dan Jadwalnya!

Sanksi pertama dijatuhkan kepada Tim Persija Jakarta akibat keterlambatan memasuki lapangan pada awal babak pertama. Akibat keterlambatan tersebut, kick-off babak pertama harus ditunda selama 114 detik. Komdis menilai hal ini sebagai pelanggaran serius terhadap ketertiban dan profesionalisme penyelenggaraan pertandingan. Atas pelanggaran tersebut, Persija dijatuhi denda sebesar Rp100 juta.

Selain itu, Klub Persija Jakarta juga dikenai denda tambahan sebesar Rp60 juta akibat aksi suporter. Dalam laporan pertandingan, tercatat adanya penyalaan satu buah flare di Tribun Barat yang dilakukan oleh suporter Persija. Meski hanya satu flare, tindakan tersebut tetap dikategorikan sebagai pelanggaran karena berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan di stadion.

Tak hanya tuan rumah, klub tamu PSIM Yogyakarta juga tak luput dari sanksi. Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp25 juta kepada PSIM karena adanya kehadiran suporter klub tamu di stadion. Kehadiran suporter tim tamu dalam pertandingan tersebut dinilai melanggar ketentuan keamanan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh panitia pelaksana dan aparat terkait.

Baca juga..  Resmi Jadi WNI, Jay Idzes Posisi Apa di Timnas Indonesia Nanti?

Kasus serupa juga menimpa Persita Tangerang. Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu didenda Rp25 juta setelah ditemukan adanya suporter Persita yang hadir sebagai suporter tim tamu dalam pertandingan melawan Dewa United Banten FC pada 29 November 2025. Komdis menilai bahwa klub tetap memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi dan mengendalikan basis suporternya, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap regulasi pertandingan tandang.

Rangkaian sanksi ini menunjukkan ketegasan Komdis PSSI dalam menjaga disiplin kompetisi, khususnya di kasta tertinggi sepak bola nasional. PSSI menegaskan bahwa aturan tidak hanya berlaku bagi pemain dan ofisial, tetapi juga mencakup perilaku suporter serta tata kelola pertandingan secara keseluruhan.

Dengan penjatuhan sanksi ini, PSSI berharap seluruh klub peserta BRI Super League 2025/2026 dapat lebih meningkatkan profesionalisme, baik di dalam lapangan maupun dalam manajemen pertandingan. Disiplin dinilai sebagai fondasi utama untuk menciptakan kompetisi yang aman, tertib, dan berkualitas.

Lihat berita lainnya di YouTube Beritain Bola!  dan Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *